Musafikin

Tata Cara Pengurusan Segala Macam Ijin Usaha

Di bawah ini adalah diantara gimana caranya  tentang  mengurusi ijin usaha:

  ***Pembuatan CV 

  ***Prosedur Umum Pendirian PT

  ***Izin Produksi Makanan Skala Rumahan

  ***Tata Cara IJIN RESTORAN/CAFE/WARUNG MAKAN

  ***USAHA di MALL

   

   #. Pembuatan CV

  Pengertia CV (Commanditaire Vennootschap atau Persekutuan Komanditer) adalah bentuk badan hukum usaha perseorangan atau pertemanan yang tidak terlalu besar dari segi pendanaan.

Kelebihan:
Modal yang kecil dibandingkan PT, namun bisa mendapatkan pendanaan dari bank layaknya sebuah badan hukum
Kemampuan manajemen yang lebih besar
Sudah dapat mengikuti tender-tender perusahaan karena sudah berbadan hukum
Pendirian lebih mudah dibandingkan dengan PT

Kelemahan:
Tanggung jawab yang tidak terbatas, harta pendiri dapat terkena masalah jika nanti pailit.
Kelangsungan hidup tidak menentu
Sulitnya menarik modal yang telah kita tanam
Biasanya untuk pengurusan Izin Pembuatan CV atau PT kita akan menyerahkan semuanya ke notaris. Hal itu dikarenakan kita tidak ingin terlalu ribet dengan segala administrasi dengan pemerintah. Saya pun menyarankan anda menggunakan pihak ketiga atau notaris saja untuk mempermudah pengurusan dan anda fokus terhadap planing bisnis yang akan anda jalankan. Tapi berhubung ini thread tentang perizinan akan saya bahas kedua-duanya (sendiri atau melalui notaris).
Mengurus Sendiri
Dalam mendirikan CV, ada yang dinamakan ikhtisar resmi yang artinya berkas atau data resmi yang dikeluarkan dari pihak pendiri CV tersebut. Anda harus menyiapkan ikhtisar resmi tersebut. Iktisar resmi tersebut meliputi :
Nama lengkap, pekerjaan dan tempat tinggal para pendirinya.
Penetapan nama CV anda.
Keterangan yang berisi sifat CV anda di kemudian harinya. Bersifat khusus atau terbatas untuk menjalankan sebuah perusahaan cabang secara khusus.
Nama sekutu yang tidak berkuasa untuk menandatangani perjanjian atas nama sekutu.
Saat mulai dan berlakunya CV.
Klausul-klausul penting lain yang berkaitan dengan pihak ketiga terhadap sekutu pendiri.
Pendaftaran akta pendirian ke PN harus diberi tanggal.
Pembentukan kas atau uang dari CV yang khusus disediakan bagi penagih dari pihak ketiga. Jika kas sudah kosong, maka berlakulah tanggung jawab pribadi untuk keseluruhan.
Pengeluaran satu atau beberapa sekutu dari wewenangnya untuk bertindak atas nama persekutuan.

Dan menurut kebiasaan, saat anda akan mendidirikan CV, anda hanya mendasarkannya pada akta notaris dan kemudian didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri yang berwenang. Kemudian diumumkan dalam Tambahan Berita Negara Republik Indonesia.

Tahapannya-pun sedikit, hanya ada 2 macam :

1. Anda mendaftarkan CV anda ke panitia PN.
Dan ini adalah kewajiban anda selaku pendiri CV. Yang didaftarkan hanya akta pendiriannya saja atau ikhtisar resmi CV anda.
2. Anda mengumumkan akta pendirian CV anda.
Setelah tahap pendaftaran selesai, anda berkewajiban untuk mengumumkan ikhtisar resmi akta pendirian CV anda dalam tambahan berita negara Republik Indonesia.

Melalui Notaris

Syarat pendirian :
Copy KTP para pendiri, minimal 2 orang
Copy Kartu Keluarga ( jika penanggung jawab / Direktur Utama)
Copy NPWP Pribadi Penanggung Jawab / Direktur Utama.
Copy Surat Keterangan Domisili dari Pengelola gedung, jika perusahaan berdomisili di gedung
Pas Foto Penanggung Jawab / Direktur Utama, Ukuran 3×4 = 2 Lembar berwarna

Nah kalau pembuatan dengan Notaris sudah sekalian dengan surat-surat dibawah ini, jadi tidak ribet kan.
Surat Keterangan Domisili Perusahaan
NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
Pengesahan Pengadilan Negeri
SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
TDP (Tanda Daftar Perusahaan)

    #.Prosedur Umum Pendirian PT

Prosedur Umum Pendirian PT

1. Minimal dilakukan oleh 2 orang atau lebih dengan akta notaris yang dilakukan dengan
Bahasa Indonesia. ( Pasal 7 UU No. 40 Tentang Perseroan Terbatas).

2. Para Pendiri membuat dan menetapkan Anggaran Dasar yang akan dimuat di dalam
Akta Pendirian PT : (Pasal 15 UU No. 40 Tentang Perseroan Terbatas).

a. Nama dan tempat kedudukan Perseroan;
b. Maksud dan tujuan serta kegiatan usaha Perseroan;
c. Jangka waktu berdirinya Perseroan;
d. Besarnya jumlah modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor;
e. Jumlah saham, jenis saham, hak-hak yang melekat pada setiap saham, dan
nominal saham;
f. Nama jabatan dan jumlah anggota Direksi dan Dewan Komisaris;
g. Tempat penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS);
h. Tata cara pengangkatan, penggantian, pemberhentian anggota Direksi dan
Dewan Komisaris;
i. Tata cara penggunaan laba dan pembagian deviden;
j. Dan ketentuan lain yang dirasa perlu sepanjang tidak bertentangan dengan UU.

3. Para Pendiri memilih dan mengangkat anggota Direksi dan Dewan Komisaris, Bila
anggota Direksi atau Komisaris lebih dari satu orang, maka salah satu di antara
mereka dapat diangkat sebagai Direktur Utama dan atau Komisaris Utama.
Para Pendiri dapat (tidak wajib) menjadi anggota Direksi atau Komisaris.

4. Sesudah itu Para Pendiri menetapkan nama Perusahaan. Nama Perusahaan harus
didahulukan dengan frasa PT. yang terdiri dari satu suku kata atau lebih, contoh:

a. PT. PUALAM ENGINEER;
b. PT. LODAYA INTI SUKSES;
c. PT. SANLIT SUKSES MAKMUR;
d. PT. MANTRA TUNGGAL STEEL.

Pemakaian nama Perseroan Terbatas harus mendapat persetujuan dari Mentri Hukum
dan HAM, sebagai sarana controlling agar nama Perseroan tidak bertentangan
dengan UU, Kesusilaan, dan Kepatutan.
Sebaiknya siapkan 2 (dua) atau 3 (tiga) buah nama Perusahaan, Nama Perusahaan
akan di cek apakah sudah pernah digunakan/didaftarkan oleh Perusahaan lain atau
belum. Bila nama Perseroan tidak bertentangan dengan UU, Kesusilaan, dan
Kepatutan, dan belum pernah digunakan/didaftarkan oleh pihak lain, Nama Perseroan
tersebut akan mendapatkan Pengesahaan dari Menteri Hukum dan HAM.
Pendaftaran Nama Perseroan dapat dilakukan sebelum atau setelah Akta Pendirian
PT dibuat, namun sebaiknya dilakukan sebelum Akta Pendirian dibuat untuk
menghindari pemakaian nama tersebut digunakan oleh pihak lain.

     #.Izin Produksi Makanan Skala Rumahan

Penjelasan
Apa yang disebut dengan Produksi makanan skala rumahan
Produksinya skala kecil, biasanya dilakukan hanya oleh segelintir orang/komunitas yang dilakukan dipemukiman
Ruang lingkup pemasarannya kecil, sekitar lingkungan tempat produksi tersebut. Kalaupun ada yang hingga keluar daerah, jumlahnya pun tidak terlalu signifikan.
Struktur usahanya pun tidak berupa badan hukum, karena memang ruang lingkupnya kecil.
Lalu apa saya persyaratannya dan ditujukan kemana?
Untuk ditujukannya, untuk skala ini memang ijinnya bisa hanya sampai ke dinas kesehatan terkait (Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten)

Untuk Persyaratannya:
Surat permohonan izin produksi makanan/minuman ke Dinas Kesehatan Setempat
Data produk makanan dan minuman hasil produksi
Sampel hasil produksi
Label/kemasan yang dipakai untuk hasil produksi
Peta lokasi produksi
Fotokopi KTP pemilik/penanggungjawab usaha
Foto pemilik/penanggungjawab usaha
Untuk minuman disertai dengan hasil pemeriksaan laboraturium air baku
Surat-surat diatas tentunya tidak baku, hal itu dikarenakan kebijakan setiap dinas kesehatan setiap daerah berbeda-beda.
Namun yang mesti diperhatikan, ada barang-barang yang memang tidak bisa perizinannya hanya dikeluarkan oleh dinas kesehatan. Ada beberapa barang yang wajib memiliki izin dan Badan POM:
1. Pangan kalengan
2. Minumal beralkohol
3. Makanan Bayi
4. Susu dan hasil olahannya
5. Air minum kemasan
6. Makanan/minuman lainnya yang memerlukan Standar Nasional Indonesia (SNI) info lengkapnya bisa dilihat di: BPOM

     #.Tata Cara IJIN RESTORAN/CAFE/WARUNG MAKAN

A. Prosedur Pengurusan Peijinan
Anda bisa langsung datang ke Kantor Walikota/Bupati untuk permohonan ijin membuka restoran/cafe/warung makan, dll. Disana agan akan tau syarat-syarat dan berkas apa saja yang harus dilengkapi untuk menajukan perijinan usaha.
Setelah agan lengkap dengan syarat dan berkas yang dibutuhkan, nantinya akan ada pertugas yang datang untuk mengecek kecocokan berkas dengan kondisi dilapangan. Ketika semua cocok dan sudah berhasil di approve petugas. Agan disuruh untuk membayar retribusi ke Pemda ke rekening yang sudah ditentukan.
Kurang lebih setelah proses administrasi dan pemayaran selesai. Sekitar 14 hari kerja, ijin sudah dapa keluar dan usaha Restoran agan bisa beroperasi.
B. Persyaratan Administrasi
Mengisi formulir permohonan dengan materai Rp 6.000,-
Fotokopi KTP dengan menunjukkan KTP Asli
Fotokopi sertifikat tanah atau jika bukan milik sendiri ada pernyataan dari pemilik tanah/bangunan bahwa tidak keberatan dibuat usaha tentunya dengan materai
Gambar denah lokasi
Salinan IMB
Salinan perijinan gangguan (HO)
Salinan NPWP
Salinan Ijin Peruntukkan Penggunaan Tanag
Dokumen-dokemen lainnya berhubungan dengan lingkungan hidup
Salinan akte pendirian perusahaan (jika memang berbadan hukum)

Oh ya untuk administrasi diatas memang sangat terkait dengan ijin-ijin lainnya. Memang dalam membuat perijinan usaha banyak pihak atau dinas yang harus kita datangin, yah itulah INDONESIA
C. Syarat-syarat tidak tertulis
Minta ijin kepada pemerintahan paling deket sama usaha anda (Kelurahan, RT/RT) karena biasanya saat pembangunan ada aja yang datang so-soan nanya. Padahal minta jatah
Minta ijin sama ormas-ormas terdekat (mau gmana lagi..biar aman) kecuali jika anda punya bekingan lain.
Oh ya kalau usaha makanannya memang mengandung Daging Babi atau barang2 lain yang tidak halal maka diharuskan menuliskan tulisan tidak halal di menu masakannya

#.USAHA di MALL

Keuntungan menyewa di mall, antara lain :
1. Pasar / buyer tersedia banyak dan sesuai produk ane,
2. Baik untuk “image product”,
3. Listrik dan air jalan terus,
4. Kenyamanan karyawan (termasuk penting),
5. Sistem kerja sama / kontrak yang lebih profesional,
6. Keamanan
7. Masih banyak lagi…
Kerugianya (ada juga lho), misalnya :
1. Harga, tentunya akan lebih mahal jika dibandingkan tempat2 lain misalnya tepi jalan,
2. Peraturan yang cenderung ketat, kadang disesuaikan peraturan Mall yang bisa berubah sewaktu-waktu,
3. etc..
Cara Sewanya Bagaimana ?
Cara menyewa kios, teras, lapak maupun petak berbeda-beda  dari masing-masih mall.
Untuk Pengusaha yang sudah memiliki “nama / brand bonafit” tentu akan lebih mudah, bahkan kadang-kadang pihak Manajemen Mall yang akan menawari.

Trus bagaimana dengan pemain kecil (kaya ane) ?
Jangan khawatir, karena pihak pengelola mall juga akan memanfaatkan lahan “kosong”nya bagi penyewa lapak / petak sekaligus menjadi tambahan varian produk /melengkapi produk bagi pengunjung mall tersebut. Bahkan beberapa Mall menyediakan tempat-tempat khusus bagi penyewa petak/konter meteran.

Caranya kita tinggal menghubungi bagian marketing atau bagian sewa kios.
Biasanya kita akan ditanya produk yang akan kita jual, nama usaha kita, dll, beberapa mall sudah memiliki Form isian yang harus kita isi yang sekaligus menjadi proposal kita, namun ada juga yang meminta kita untuk membuat proposal pengajuan sewa dsb.
Pengajuan sewa kita belum tentu bisa diterima begitu saja oleh pihak pengelola Mall, alasan yang biasa digunakan adalah :
1. Adanya produk sejenis di Mall tersebut,
2. Tidak tersedianya lokasi sesuai keinginan kita,
3. Jenis produk kita tidak diijinkan di Mall tersebut,
4. etc..

Single Post Navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: